Kata Kerja Bahasa Inggris: V1, V2, V3, V-ing, Regular & Irregular Verbs

 

Kata kerja bahasa inggris v1 v2 v3 ving

Dalam Tata Bahasa Inggris (English Grammar), terdapat beberapa kelas kata yang menjadi unsur pembentuk suatu kalimat, salah satunya adalah kata kerja (verb).

Peran suatu kata kerja dalam bahasa Inggris sangatlah penting. Bahkan, hampir semua kalimatnya dapat dikatakan menggunakan kata kerja, baik yang dapat berdiri sendiri maupun sebagai kata kerja bantu (auxiliary verbs).

Dengan kata lain, apabila ingin mempelajari bahasa Inggris wajibnya mampu memahami dan mengerti penggunaan kata kerjanya. 


Pengertian Verb (Kata Kerja)

Verb (Kata Kerja) dapat didefinisikan sebagai suatu kata yang mendeskripsikan suatu tindakan, aksi, kondisi maupun keadaan seseorang/sesuatu hal. Dalam bahasa Inggris, verb merupakan bentuk tunggal, sedangkan verbs adalah bentuk jamaknya. 

Perlu diketahui bahwa verbs yang terdapat dalam bahasa Inggris memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam penggunaannya pada suatu kalimat. Sebagai contoh, jika kita mengatakan: 

1. I visit that village (saya mengunjungi kampung itu);

2. I am a student (saya adalah seorang peserta didik/pelajar).

Dari contoh di atas, keduanya menggunakan kata kerja. Hanya saja, masing-masing memiliki fungsi yang berbeda dalam kalimat. 

Pada contoh no.1 terdapat kata visit (visit artinya: berkunjung, mengunjungi) yang merupakan kata kerja dalam kalimatnya. Kata tersebut berfungsi untuk mendeskripsikan tindakan subjek kalimatnya. 

Sementara pada contoh no.2 terdapat kata kerja am. Dalam bahasa Inggris, kata kerja am berasal dari variasi fungsi "BE". Sehingga, am juga dapat dikatakan sebagai varian be.


Jenis-Jenis Kata Kerja (Verbs) dalam Bahasa Inggris 

Terdapat beberapa jenis klasifikasi kata kerja yang terdapat dalam bahasa Inggris. Klasifikasi/pengategorian ini tidak sama dengan kata kerja dalam bahasa Indonesia. Hal ini berdasar pada stuktur tata bahasa Inggris itu sendiri. Oleh karena itu, penting untuk mempelajarinya lebih lanjut supaya kamu mampu mengenal dan menggunakan kata kerja bahasa Inggris dengan benar.

Secara garis besar, kata kerja dalam bahasa Inggris dapat diklasifikasikan menjadi Lexical dan Auxiliary Verbs


Lexical Verbs

Lexical verbs merupakan kata-kata yang memiliki makna sendiri dan dapat langsung digunakan dalam suatu kalimat. Lexical verbs juga dikatakan sebagai main verbs (kata-kata kerja utama). Kata kerja utama memiliki makna meski tanpa penyerta lain dalam kalimat seperti contoh: go, help, write dan lainnya.

Kata-kata leksikal (lexical verbs) dapat dengan mudah ditemukan dalam kamus bahasa Inggris dan termasuk bagian dari vocabulary (kosakata). Sementara itu, jika diklasifikasikan lebih sederhana lagi, lexical verbs dapat diturunkan menjadi Intransitive dan Transitive verbs. 


Intransitive Verbs

Intransitive verbs adalah kata kerja yang penggunaannya dalam kalimat tidak memerlukan eksistensi objek. Sebab, kata kerja ini tidak hanya menggambarkan atau menunjukkan kegiatan dari subjek kalimat. Sebagai contoh, " I go to the market"

Berdasarkan pada contoh kalimat tersebut, "I" adalah noun phrase yang berposisi sebagai subjek kalimat dan kata "go" adalah kata kerja intransitif. Perhatikan kalimatnya yang langsung diikuti oleh preposisi "to" dan frasa benda " the market". Secara struktural (sintaksis), berikut diuraikan:

English verbs

Nah, dengan uraian di atas, terbukti bahwa kalimat dengan menggunakan kata Go tidak membutuhkan objek dalam kalimatnya sehingga lexical go disebut sebagai intransitive verb. 

Beberapa contoh intransitive verbs bahasa Inggris:

VerbsFor Example Tenses in example
Run I can run faster than him (Saya dapat berlari lebih cepat daripadanya) Simple Present tense
Rain It rained all day here (Hujan seharian di sini) Simple Past Tense
Lie He is lying on the floor (Dia terbaring di atas lantai) Present Continuous Tense
Come They came late yesterday (Mereka datang terlambat kemarin) Simple Past Tense

Transitif Verbs

Sementara Transitive verbs adalah kata-kata kerja yang memebutuhkan objek (baik langsung maupun tidak langsung) dalam kalimatnya. Sebagai contoh: I do it every day. Secara umum kalimat tersebut menggunakan kata kerja yang membutuhkan objek. Kata kerja dimaksud adalah do dan objeknya adalah it. Secara struktural diuraikan sebagai berikut:


English Verbs

Beberapa contoh transitive verbs bahasa Inggris:

VerbsFor Example Tenses in example
Take He took it (dia mengambilnya) Simple Past tense
Give Anna gives it to me (Anna memberikannya kepadaku) Simple Present Tense
Write They wrote some letters (mereka menulis surat) Simple Past Tense
Send They have sent me some money since yesterday (Mereka mengirimkanku uang sejak kemarin) Present Perfect Tense

Selain itu, terdapat juga beberapa kata kerja yang dapat berfungsi sebagai kata kerja bantu atau (auxiliary verbs).


Auxiliary Verbs

Auxiliary verbs adalah kata kerja bantu dalam bahasa Inggris yang terdiri dari to be, modal dan linking verbs

1. Primary Auxiliary Verbs

a) To be atau be adalah salah satu kata kerja bantu utama (primary) bahasa Inggris yang paling sering digunakan dalam kalimat maupun klausa. 

Pada hakikatnya, to be yang sering digunakan dalam bahasa Inggris menempati semua perubahan bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu kegiatan/peristiwa, tindakan/aksi, maupun situasi. To be tersebut adalah be (am, is, are), was, were dan been. 

Meskipun demikian, kata-kata kerja tersebut belum bisa berdiri sendiri sehingga penggunaannya dalam suatu kalimat wajib memiliki kata penyerta lainnya yang independen. Itu sebabnya, to be disebut Primary auxiliary verbs/kata kerja bantu utama. 

Namun demikian, am, is, are, was dan were wajib digunakan sesuai dengan subjeknya. Lihat tabel di bawah:


To beSubjek (Personal Pronoun) Subjek (Quantitas)
am Hanya digunakan untuk subjek I (saya) dalam bentuk Present Tense -
Is Digunakan untuk subjek: He, she dan it dalam bentuk Present Tense. Digunakan pada subjek yang terdiri dari satu orang atau satu benda saja. Selain itu, dapat juga digunakan untuk kata benda yang tidak dapat dihitung
Are Digunakan untuk subjek: you, we dan they dalam bentuk Present Tense Orang atau benda yang berjumlah jamak (lebih dari satu) tetapi tidak digunakan untuk kata benda yang tidak dapat dihitung
Was Digunakan sebagai kata kerja bantu utama untuk subjek: I, he, she dan it pada bentuk lampau (past tense) Digunakan pada subjek yang terdiri dari satu orang atau satu benda saja. Selain itu, dapat juga digunakan untuk kata benda yang tidak dapat dihitung
Were Digunakan untuk subjek: I apabila didahului oleh kata wish, dan sebagai kata kerja bantu utama pada subjek you, we dan they bentuk lampau (past tense) Digunakan pada subjek plural/jamak. Akan tetapi, tidak dapat digunakan untuk kata benda yang tidak dapat dihitung


b). Have (has/had)

Selain menjadi lexical verbs, kata have juga merupakan salah satu primary auxiliary verb. Have biasanya banyak digunakan sebagai kata kerja bantu present perfect tenses.

Penggunaannya: 

1). Apabila have didahului oleh subjek I, you, we, they atau subjek yang singular/plural maka bentuknya tidak akan berubah. 

Sebagai contoh: 

[+] They have told me about it (mereka telah menceritakannya kepadaku),

[-] They have not (haven't) told me about it (mereka belum menceritakannya kepadaku),

[?] Have they told me about it? (Sudahkan mereka menceritakannya kepadaku?) 


2). Apabila subjeknya terdiri dari pronoun/orang/benda ketiga tunggal, maka have akan menjadi has

Sebagai contoh: 

[+] She has told me about it (dia telah menceritakannya kepadaku),

[-] She has not (hasn't) told me about it (dia belum menceritakannya kepadaku),

[?] Has she told me about it? (Sudahkan dia  menceritakannya kepadaku?) 


3). Apabila kalimatnya menggunakan past perfect tense, have berubah menjadi had

Had dapat digunakan untuk semua subjects (I, you, we, they, he, she, it). 

Sebagai contoh: 

[+] She had told me about it (dia telah menceritakannya kepadaku),

[-] She had not (hadn't) told me about it (dia belum menceritakannya kepadaku),

[?] Had she told me about it? (Sudahkan dia  menceritakannya kepadaku?) 


c). Do (does/did) 

Do merupakan salah satu Primary Auxiliary Verb dalam bahasa Inggris. Biasanya, do  digunakan untuk subject I, you, we dan they dalam present tenses bahasa Inggris. Sedangkan does untuk subjects he, she, it

Selain itu, pada Past Tenses, digunakan did. Did dapat digunakan pada semua jenis subject termasuk pronouns I, you, we, they, he, she dan it

Contoh: 

A. Penggunaan do auxiliary verb.


Type"do" auxiliary verb
[+] We walk on foot (kami berjalan kaki)
[-] We do not walk on foot (kami tidak berjalan kaki)
[?] Do we walk on foot? (apakah kami berjalan kaki?)
Yes/no Yes, we do / No, we do not (don't).

B. Penggunaan does auxiliary verb


Type"does" auxiliary verb
[+] He walks on foot (dia berjalan kaki)
[-] He does not walk on foot (dia tidak berjalan kaki)
[?] Does he walk on foot? (apakah dia berjalan kaki?)
Yes/no Yes, he does / No, he does not (doesn't).

C. Penggunaan did auxiliary verb


Type"did" auxiliary verb
[+] We walked on foot (kami berjalan kaki)
[-] We did not walk on foot (kami tidak berjalan kaki)
[?] Did we walk on foot? (apakah kami berjalan kaki?)
Yes/no Yes, we did / No, we did not (didn't).




2. Modal Auxiliary Verbs 

Dalam bahasa Inggris beberapa kata kerja modal yang sering digunakan baik primary modal maupun semi modals.

Primary modals, antara lain: 
  • can, 
  • could, 
  • will, 
  • would, 
  • shall, 
  • should, 
  • must, 
  • may, 
  • might.

Primary Modal auxiliary verbs adalah kata-kata kerja bantu modal utama dalam bahasa Inggris yang berfungsi untuk mengungkapkan sesuatu hal yang dipersilakan/diizinkan, direkomendasikan atau disarankan, diwajibkan/diharuskan atau ungkapan kemungkinan akan suatu hal dan lainnya. 

Untuk menggunakan kata modal dalam kalimat simple present tense, penambahan akhiran -s/-es untuk subjek orang ketiga tunggal (he, she, it) tidak perlu dilakukan.

Can artinya boleh, bisa/dapat yang biasanya digunakan dalam Simple Present Tense. Fungsinya: menyatakan/menanyatakan kemampuan atau izin. 

Contoh: 

[+] He can do it well (Dia dapat melakukannya dengan baik). 

[-]He can not (can't) do it well (Dia tidak dapat melakukannya).

[?] Can he do it? (Bisakah dia melakukannya?)


Could artinya boleh, bisa/dapat. Could merupakan bentuk past tense dari Can. Meskipun demikian, jika kata kerja modal could digunakan untuk kalimat pernyataan/permohonan, itu akan dianggap lebih sopan.

Perhatikan contoh berikut: 

[+] I could help you to find it out (Saya bisa membantumu menemukannya)

[-] I could not (couldn't) help you to find it out (saya belum bisa membantumu menemukannya)

[?] Could I help you to find it out? (Bolehkah/perlukah saya membantumu menemukannya?) 


Will artinya akan atau hendak. Biasanya, kata will sering digunakan dalam Future Tense. Kata kerja modal ini dapat digunakan untuk subjek I, you, we, they, he, she, it. 

Sebagai contoh:

[+] They will come to tomorrow morning (Mereka akan datang besok pagi),

[-] They will not (won't) come tomorrow morning (mereka tidak akan datang besok pagi),

[?] Will they come tomorrow morning? (Akankah mereka datang besok pagi?) 


Would artinya sama seperti will. Hanya saja, modal ini dapat digunakan pada past future tense dan simple present tense. 

Penggunaan:

1. Apabila digunakan pada Past Future Tense, maka maknanya adalah akan.

Sebagai contoh: 

[+] He would leave if you did not come (Dia akan pergi seandainya kamu tidak datang),

[-] He would not (wouldn't) leave if you did not come (Dia tidak akan pergi seandainya kamu tidak datang),

[?] Would he leave if you did not come? (Akankan dia pergi seandainya kamu tidak datang?) 


2. Sementara jika digunakan pada Simple Present Tense, maknanya adalah ingin/hendak. Biasanya dalam present tense, would disertai oleh kata like sehingga menjadi would like yang artinya adalah ingin/hendak. Would like merujuk pada makna kata "want" dalam bahasa Inggris.

Sebagai contoh: 

[+] They would like to go (Mereka ingin pergi),

[-] They would not (wouldn't) like to go (Mereka tak ingin pergi),

[?] Would they like to go? (Inginkah mereka pergi?) 


Shall artinya akan. Kata ini digunakan pada future tenses untuk subjek I dan we.

Sebagai contoh: 

[+] We shall go (kita akan pergi),

[-] We shall not (shan't) go (kita tak akan pergi),

[?] Shall we go? (Akankah kita pergi?) 


Should artinya sebaiknya/seharusnya. Kata ini digunakan pada Simple present dan perfect tenses untuk semua subjek.

Sebagai contoh: 


Simple Present TensePresent Perfect Tense
You should read that book You should have read that book
You should not (shouldn't) read that book You should not have read that book
Should you read that book? Should you have read that book?
Yes, I should/No, I should not. Yes, I should/No, I should not.

Must artinya harus/pasti

Contohnya:

1. You must be joking (anda pasti bercanda),

2. They must buy it for me (mereka harus membelikan itu untukku).

3. You did it. You must have studied, right? (Kamu berhasil. Kamu pasti sudah belajar, kan?) 


May artinya boleh, mungkin

Sebagai contoh, "You may like these pictures" (Anda mungkin menyukai gambar-gambar ini). 


Might artinya boleh/mungkin

Sebagai contoh, you might have learned it well (anda mungkin telah mempelajarinya dengan baik).


3. Linking Verbs 

Linking verbs adalah kata-kata kerja yang dapat menghubungkan subjek dengan complement kalimat, terutama kata sifat (adjective). 

Beberapa linking verbs yang sering digunakan, antara lain: Seem, look, appear, smell, taste, sound. 

Sebagai Contoh:

 


Linking VerbsExamples
Seem It seems good (itu nampaknya bagus)
Look You look so beautiful (kamu kelihatan begitu cantik)
Sound It sounds good (kedengarannya bagus)
Taste It tastes yummy (rasanya enak)


Jenis Kata Kerja Berdasarkan Perubahannya

Dalam bahasa Inggris, dikenal istilah regular dan irregular verbs. Klasifikasi ini didasarkan pada perubahan bentuk kata kerja yang digunakan dalam kalimat. Perubahan ini sangat berperan penting dalam penyusunan kalimat bahasa Inggris. 

Biasanya, dikenal beberapa perubahan bentuk kata kerjanya yakni bentuk Infinitive (base form), Simple Past, Past Participle dan Present Participle.

Keempat jenis perubahan bentuk tersebut sering disimbolisasikan dengan istilah V1, V2, V3 dan V-ing

Lihat tabel berikut. 


VerbDeskripsi
V1 V1 (Verb 1) adalah istilah yang merujuk pada kata kerja bentuk pertama atau infinitive.
V2 V2 (Verb 2) adalah istilah yang merujuk pada kata kerja bentuk kedua atau Simple Past
V3 V3 (Verb 3) adalah istilah yang merujuk pada kata kerja bentuk ketiga atau Past Participle
V-ing V-ing (Verb dengan akhiran -ing) adalah istilah yang merujuk pada kata kerja bentuk Present Participle. Kata kerja ini biasanya menunjukkan waktu tindakan, aksi, kondisi maupun peristiwa yang sedang berlangsung


1. Regular Verbs

Regular Verbs adalah kata-kata kerja yang perubahan bentuknya beraturan atau dapat diprediksi  dari V1, V2, V3 dan V-ing. Biasanya untuk bentuk V2 dan V3 memiliki akhiran yang sama yaitu -ed/-d. Klasifikasi ini tidak didasarkan pada jenis lexical atau auxiliary verbs. 

Lihat contoh dalam tabel.

English Verbs - regular

2. Irregular Verbs

Irregular verbs adalah kata-kata kerja bahasa Inggris yang perubahan bentuknya tidak teratur atau tidak dapat diprediksi. Dengan kata lain, bentuk V1, V2, dan V3 memiliki bentuk yang berlainan. Lihat contoh dalam tabel. 

English Verbs - Irregular

Bentuk Kata Kerja yang Menunjukkan Waktu (Tenses)

Dalam tata bahasa Inggris (English Grammar), Bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu dikenal sebagai tenses. Dengan kata lain, Tenses adalah bentuk-bentuk kata kerja bahasa Inggris yang menunjukkan waktu suatu tindakan, aksi, peristiwa, kegiatan, kondisi maupun keadaan. 

Hal ini berbeda dengan bahasa Indonesia yang tidak mengenal istilah Tenses. Biasanya, dalam bahasa Indonesia, kita langsung menunjukkan waktu dengan kata keterangan seperti sekarang, tadi, besok dan lainnya. Inilah salah satu keunikan bahasa Inggris. Dalam bahasa Inggris, kita boleh saja menambahkan keterangan waktu kegiatan/peristiwa namun wajib disertai dengan bentuk kata-kata kerja yang sesuai dengan kalimatnya. 

Sejalan dengan ini, terdapat 16 Tenses bahasa Inggris yang wajib kamu ketahui:


TensesDeskripsi
Simple Present Tense Simple Present Tense adalah bentuk kata kerja sederhana (base form) yang menunjukkan waktu suatu kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang (rutinitas) dan masih berhubungan dengan waktu sekarang ini.

Selain itu, dapat digunakan untuk membuat kalimat pernyataan, kalimat berita dan untuk peristiwa statis.

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan V1 (-es/-s) pada afirmasi positif dan primary auxiliary verbs (do/does) + v1 untuk afirmasi negatif dan interogatif.

Sedangkan untuk nominal menggunakan primary auxiliary verbs (am, is, are) + complement.

Present Continuous Tense Present Continuous Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu tindakan, aksi, peristiwa/kegiatan yang sedang (masih) berlangsung saat ini. Selain itu, bentuk kata kerja ini dapat digunakan untuk kalimat masa akan datang yang perencanaanya memiliki kepastian.

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan primary auxiliary verbs (am, is, are) + V-ing.

Sedangkan untuk nominal menggunakan primary auxiliary verbs (am, is, are)+ being + complement

Present Perfect Tense Present Perfect Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu kegiatan, tindakan, aksi, maupun kondisi yang telah terjadi sejak masa lampau dan memiliki hubungan pada saat ini.

Hubungannya saat ini dapat dilihat dari effect atau hasilnya; dimana peristiwa lain masih belum terjadi sebagai penggantinya.

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan primary auxiliary verbs (have/has) + V3.

Sedangkan untuk nominal menggunakan primary auxiliary verbs (have/has)+ been + complement

Present Perfect Continuous Tense Present Perfect Continuous Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu kegiatan, kejadian/peristiwa maupun kondisi yang telah terjadi sejak masa lampau namun masih tetap berlangsung hingga saat ini. Dengan kata lain, prosesnya masih berlanjut hingga sekarang.

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan primary auxiliary verbs (have been/has been) + V-ing.

Sedangkan untuk nominal menggunakan primary auxiliary verbs (have/has)+ been + being + complement

Simple Past Tense Simple Past Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu kegiatan, peristiwa, tindakan/aksi maupun kondisi pada masa lampau yang tidak ada ada hubungannya dengan saat ini.

Tindakan tersebut dianggap tidak berhubungan dengan masa sekarang ini atau dianggap sebagai kalimat berita lampau.

Selain itu, kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan V2 untuk kalimat afirmasi positifnya sedangkan untuk negatif dan interogatif menggunakan primary auxiliary verbs (did) + not + v1.

Selain itu, untuk nominal menggunakan primary auxiliary verbs (was/were) + complement

Past Continuous Tense Past Continuous Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu tindakan, peristiwa/kegiatan maupun kondisi yang sedang terlaksana pada masa lampau.

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan primary auxiliary verbs (was/were) + V-ing.

Sedangkan untuk nominal menggunakan primary auxiliary verbs (was/were)+ being + complement

Past Perfect Tense Past Perfect Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu kegiatan, kejadian/peristiwa maupun kondisi yang telah selesai terjadi pada masa lampau sebelum peristiwa/kondisi lain menggantikannya.

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan primary auxiliary verbs (had) + V3.

Sedangkan untuk nominal menggunakan primary auxiliary verbs (had)+ been + Complement

Past Perfect Continuous Tense Past Perfect Continuous Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu kegiatan, kejadian/peristiwa maupun kondisi yang telah sedang terjadi pada masa lampau sebelum peristiwa/kondisi lain menggantikannya.

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan primary auxiliary verbs (had) + been + V-ing.

Sedangkan untuk nominal menggunakan primary auxiliary verbs (had)+ been + being + Complement

Simple Future Tense Simple Future Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu tindakan, peristiwa/kegiatan maupun kondisi yang akan terlaksana pada masa yang akan datang.

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan modal auxiliary verbs (Will/Shall) + V1.

Sedangkan untuk nominal menggunakan modal auxiliary verbs (will/shall)+ be + complement

Future Continuous Tense Future Continuous Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu tindakan, peristiwa/kegiatan maupun kondisi yang akan sedang terlaksana pada masa yang akan datang.

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan modal auxiliary verbs (Will/Shall) + Be + V-ing.

Sedangkan untuk nominal menggunakan modal auxiliary verbs (will/shall)+ be + Being + complement

Future Perfect Tense Future Perfect Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu tindakan, peristiwa/kegiatan maupun kondisi yang akan telah terlaksana pada masa yang akan datang.

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan modal auxiliary verbs (Will/Shall) + have + V3.

Sedangkan untuk nominal menggunakan modal auxiliary verbs (will/shall)+ have + Been + complement

Future Perfect Continuous Tense Future Perfect Continuous Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu tindakan, peristiwa/kegiatan maupun kondisi yang akan telah sedang terlaksana pada masa yang akan datang.

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan modal auxiliary verbs (Will/Shall) + have + been + V-ing.

Sedangkan untuk nominal menggunakan modal auxiliary verbs (will/shall)+ have + Been + Being + complement

Past Future Tense Past Future Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu tindakan, peristiwa/kegiatan maupun kondisi yang seharusnya akan terlaksana pada masa lampau ketika hal lain terjadi. Faktanya, belum terjadi (pengandaian).

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan modal auxiliary verbs (Would/Should) + V1.

Sedangkan untuk nominal menggunakan modal auxiliary verbs (Would/Should) + be + complement

Past Future Continuous Tense Past Future Continuous Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu tindakan, peristiwa/kegiatan maupun kondisi yang seharusnya akan sedang terlaksana pada masa lampau ketika hal lain terjadi. Faktanya, belum terjadi (pengandaian).

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan modal auxiliary verbs (Would/Should) + be + V-ing.

Sedangkan untuk nominal menggunakan modal auxiliary verbs (Would/Should) + be + being + complement

Past Future Perfect Tense Past Future Perfect Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu tindakan, peristiwa/kegiatan maupun kondisi yang seharusnya akan telah terlaksana pada masa lampau ketika hal lain telah terjadi.

Faktanya, belum terjadi (pengandaian).

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan modal auxiliary verbs (Would/Should) + have + V3.

Sedangkan untuk nominal menggunakan modal auxiliary verbs (Would/Should) + have + been + complement

Past Future Perfect Continuous Tense Past Future Perfect Continuous Tense adalah bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu suatu tindakan, peristiwa/kegiatan maupun kondisi yang seharusnya akan telah sedang terlaksana pada masa lampau ketika hal lain telah terjadi.

Faktanya, belum terjadi (pengandaian).

Kalimat verbal dengan tense ini biasanya menggunakan modal auxiliary verbs (Would/Should) + have + been + V-ing.

Sedangkan untuk nominal menggunakan modal auxiliary verbs (Would/Should) + have + been + being + complement

Demikianlah pembahasan tentang kata kerja Bahasa Inggris khususnya yang berkaitan dengan V1, V2, V3, V-ing, Regular dan Irregular Verbs. Semoga bermanfaat!

2 komentar untuk "Kata Kerja Bahasa Inggris: V1, V2, V3, V-ing, Regular & Irregular Verbs"

Comment Author Avatar
Artikel yang lengkap bro, saya baru paham setelah baca artikel ini karena sudah disertai contoh dan penjelasan terperinci. Sukses selalu.