Pengertian dan Pola Kalimat Past Future Tense

Ingin mempelajari Past Future Tense Bahasa Inggris dengan mudah dan cepat? Tenang! 

Melalui artikel ini, pengertian, pola kalimat beserta dengan contoh-contohnya akan disajikan secara lengkap. Hal ini akan sangat membantu kamu belajar meskipun sekarang ini masih seorang pemula. 

Untuk itu, silakan pahami pengertiannya. 


Pengertian Past Future Tense 

Past Future Tense Bahasa Inggris

Sesuai dengan namanya, Past Future Tense adalah tense yang dapat menunjukkan waktu suatu kegiatan, peristiwa, tindakan, aksi maupun situasi masa depan pada waktu lampau. Dengan kata lain, tense ini mencoba mengulas kembali sesuatu hal yang pernah direncanakan, digambarkan atau diharapkan akan terjadi di masa yang akan datang dari perspektif masa lampau.

Tetapi, ini tidak sama dengan Simple Past Tense. Past Future Tense lebih mengacu pada kalimat-kalimat pengandaian atas suatu harapan yang tidak berhasil terjadi di masa lalu. Juga, biasanya digunakan untuk reported speech.

Ibaratnya begini.


Misalkan seseorang mengatakan, "I would buy an English Grammar for you if you had helped me last night.


Artinya, "Saya hendak membeli sebuah buku Tata Bahasa Inggris untukmu seandainya kamu telah menolongku semalam".


Nah, berdasarkan contoh tersebut, kalimat yang menggunakan Past Future Tense adalah  "I would buy an English Grammar for you...". Sedangkan "...if you had helped me last night" menggunakan Past Perfect Tense

Perlu diketahui bahwa pada faktanya, pembelian buku Tata Bahasa Inggris gagal terlaksana (yang terjadi adalah kebalikannya) sesuai contoh kalimat di atas. 

Selain itu, jenis tense ini dapat juga digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi kepada orang lain secara lebih sopan. Meskipun kalimatnya mengandung unsur kata kerja bentuk lampau, tetapi maknanya tidak mengarah pada waktu tersebut. 

Misalkan seseorang berkata, "Would you help me please?" (Maukah kamu menolongku?) 

Kalimat tersebut merupakan salah satu contoh Past Future Tense bahasa Inggris. Dalam artian bahwa selain menyatakan waktu lampau yang tidak berhasil terjadi, tense ini juga dapat digunakan untuk menyampaikan sesuatu hal kepada orang lain secara lebih sopan. 


Ciri-Ciri Past Future Tense 

Secara umum, beberapa ciri khas kalimat bahasa Inggris yang menggunakan Past Future Tense yaitu: 

  1. Selalu menggunakan kata kerja bantu utama (primary auxiliary verb) yaitu Would. Sementara itu, untuk kalimat nominalnya akan ditambahkan kata kerja bantu Be. Misalnya. Would you be here with me? (Maukah kamu di sini bersamaku?); 
  2. Bentuk kata kerja yang digunakan setelah Would adalah bentuk infinitive atau sering diistilahkan dengan V1 (Verb 1) yaitu kata kerja bentuk pertama. Contoh: She would go to school (Dia hendak pergi ke sekolah). Kata Go adalah kata kerja bentuk pertama; 
  3. Dapat menggunakan keterangan waktu lampau seperti yesterday, last night, dan sebagainya; 
  4. Kata kerja bantu would juga dapat diganti dengan was/were going to.

Sekarang, perhatikan rumus atau pola kalimatnya. 


Pola Kalimat Past Future Tense 

Pola kalimat ini akan disusun untuk verbal dan nominal. Artinya, jika kalimatnya mengandung unsur aksi atau tindakan, itu lebih mengarah pada kalimat verbal. Sedangkan jika tidak terdapat aksi di dalamnya atau hanya menggambarkan situasi, suasana atau keterangan tempat/waktu maka itu masuk pada kalimat nominal. 

Beberapa singkatan yang digunakan dalam pola: 

S = Subject, 
O = Object, 
V1 = Verb 1 (infinitive verb),
Adj = Adjective, 
N = Noun,
Adv = Adverb.


1. Pola Kalimat Verbal 

[+] S + Would + V1 (+ O/adv). 

e.g: 

  • They would go to their garden. 
  • She would visit that place.

[-] S + Would + not + V1 (+ O/adv). 

e.g: 

  • They would not (wouldn't) go to their garden. 
  • She would not (wouldn't) visit that place.

[?] Would + S + V1 (+ O/adv) + ?

e.g: 

  • Would they go to their garden? 
  • Would she visit that place?


2. Pola Kalimat Nominal 

[+] S + Would + be + adj/n/adv. 

e.g: 

  • They would be at that office. 
  • She would be at school.

[-] S + Would + not + be + adj/n/adv. 

e.g: 

  • They would not (wouldn't) be at that office. 
  • She would not (wouldn't) be at school.

[?] Would + S + be + adj/n/adv + ?

e.g: 

  • Would they be at that office? 
  • Would she be at school?


Contoh-Contoh Kalimat Past Future Tense 

Perhatikan bahwa contoh-contoh kalimat berikut memungkinkan tergabungkan dengan tense lain supaya dapat dipahami lebih mudah. Meski begitu, khusus untuk kalimat Past Future Tense akan ditulis tebal. 

Contoh-contoh kalimat yang sering digunakan sehari-hari: 

  1. I thought you would attend the meeting (fakta: subyek kalimat tidak menghadiri rapat tersebut),
  2. I thought you wouldn't tell me that story (Fakta: Subyek kalimat menceritakannya),
  3. She thought you were going to visit that island (Fakta: Subyek kalimat tidak mengunjungi pulau tersebut),
  4. He would invite you to attend his party if you were here (Fakta: Dia tidak jadi mengundang),
  5. Would you lend me your pen? (Terjemahan: Maukah anda meminjamkanku penamu?) 
  6. I would leave unless you came back (fakta: Tidak jadi pergi).


Posting Komentar untuk "Pengertian dan Pola Kalimat Past Future Tense "