Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Past Future Perfect Continuous Tense Bahasa Inggris, artinya

Past Future Perfect Continuous Tense



Sesuai dengan namanya, Past Future Perfect Continuous Tense merupakan salah satu jenis tense bahasa Inggris yang berfungsi menunjukkan waktu kegiatan, peristiwa atau tindakan yang hendaknya atau seharusnya akan telah mulai dan sedang berlangsung pada masa lampau.  

Perlu diketahui bahwa jenis tense ini sedikit berbeda dengan Past Future Continuous Tense. Meski sama-sama memiliki kata Continuous, namun makna yang tersirat olehnya berbeda. 

Dalam artian lain bahwa jika menggunakan kalimat dengan Past Future Perfect Continuous Tense, penekanan terhadap suatu tindakan/pernyataan atas suatu kegiatan seakan lebih kuat. Hal ini ditandai dengan adanya kata have dalam struktur kalimatnya. Kata have dalam strukturnya diartikan telah.

Untuk lebih jelasnya, silakan pahami pengertiannya. 


Pengertian Past Future Continuous Tense 

Secara kebahasaan, Past Future Perfect Continuous Tense merupakan bentuk kata kerja yang menunjukkan waktu atas suatu tindakan/aksi/peristiwa yang seharusnya akan telah mulai dan sedang terjadi pada suatu kurun waktu pada masa lampau meskipun pada faktanya hingga saat ini, tidak terjadi sesuai harapan. 

Kalimat dengan jenis tense ini biasanya menggunakan bentuk kata kerja dasar yang diimbuhkan dengan akhiran -ing. Misalnya, kata dasar (bentuk pertamanya) ada look, maka akan menjadi looking

Bentuk kata kerja ini sering diistilahkan dengan V-ing. Meski sesungguhnya, istilah bakunya disebut sebagai present participle

Nah. Selain itu, kalimatnya juga selalu menggunakan kata kerja bantu yakni would, have dan been

Ketiga kata kerja bantu tersebut tidak akan mengalami perubahan bentuk meskipun digunakan untuk semua jenis personal pronouns (kata ganti orang) bahasa Inggris. 

Misalnya: 

1. I would have been working at the hospital,

2. You would have been working at the hospital,

3. We would have been working at the hospital,

4. They would have been working at the hospital,

5. He would have been working at the hospital,

6. She would have been working at the hospital. 

7. It would have been working well. 

Berdasarkan beberapa contoh di atas, terbukti bahwa penggunaan personal pronoun tidak mempengaruhi bentuk kata kerja bantu yang digunakan. 

Selanjutnya, silakan pahami bagaimana cara menyusun pola kalimatnya. 


Pola Kalimat 

Pola kalimat atau yang sering juga diistilahkan sebagai rumus past future perfect continuous tense, berikut diuraikan.

Kalimat sederhana dapat disusun dengan pola: 

S + would have been + v-ing (+O/Adv).

S= Subject, V-ing = Verb-ing (present participle), O = Object, Adv = Adverb.

Perhatikan pola kalimat tersebut di atas. Itu merupakan pola kalimat positif yang tidak mengandung kata not (tidak) di dalam kalimatnya. 

Contoh: 

1. She would have been sleeping all day. (Dia akan telah sedang tidur sepanjang hari),

2. They would have been waiting for you (mereka akan telah sedang menunggumu). 


Sedangkan untuk membuat kalimat negatifnya (kalimat yang mengandung kata not), begini polanya: 

S + would not have been + v-ing (+O/Adv). 

Berdasarkan polanya, maka dapat disusun contoh kalimat seperti berikut: 

1. She would not have been sleeping all day. (Dia tidak akan telah sedang tidur sepanjang hari),

2. They would not have been waiting for you (mereka tidak akan telah sedang menunggumu). 

Lalu, bagaimana cara untuk membuatnya ke dalam bentuk interogatif? 

Nah, begini pola interogatifnya:

Would + S + have been + v-ing (+O/Adv) +?

Sebagai contoh: 

1. Would she have been sleeping all day? (Apakah dia akan telah sedang tidur sepanjang hari?),

2. Would they have been waiting for you? (Apakah mereka akan telah sedang menunggumu?). 

Dengan demikian, penjelasan tentang past future perfect continuous ini diharapkan dapat membantu sobat belajar bahasa Inggris dengan lebih cepat. Sukses selalu!

Post a Comment for "Past Future Perfect Continuous Tense Bahasa Inggris, artinya"