Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Simple Present Tense: Pengertian, Rumus dan Contoh Kalimat untuk Pemula

 

Simple Present Tense Bahasa Inggris

Halo, Sobat! Apa kabar? Mari Belajar Bersama.

Melalui artikel ini, kamu dapat menguasai penggunaan Simple Present Tense sesuai dengan standard Tata Bahasa Inggris (English Grammar).

Jika selama ini merasa sulit untuk memahaminya, tak perlu khawatir. 

Di sini, kita akan membahasnya dengan panduan yang komprehensif sehingga kamu pun dapat mengerti dengan mudah dan cepat.

Perlu diketahui bahwa Simple Present Tense adalah salah satu dari 16 tenses yang terdapat dalam Tata Bahasa Inggris yang sangat penting untuk dipelajari oleh pelajar pemula. Dengan ini, kamu pun nantinya dapat menceritakan rutinitas atau kegiatan sehari-hari kepada teman menggunakan bahasa Inggris. Mau tahu caranya?

Silakan pahami penjelasannya dengan baik. 


Pengertian Simple Present Tense 

Dalam Tata Bahasa Inggris, Simple Present Tense didefinisikan sebagai bentuk kata kerja sederhana yang digunakan untuk menunjukan waktu suatu tindakan/peristiwa yang terjadi berulang kali atau sebagai pernyataan atas suatu tindakan maupun peristiwa yang tidak dapat berubah/permanen. 

Tindakan yang berulang kali terjadi lebih dekat dengan istilah rutinitas atau kebiasaan. Misalnya, kamu  belajar di rumah setiap hari. Itu berarti bahwa belajar di rumah adalah tindakan yang kamu lakukan berulang-ulang. Sejauh ini, saya yakin kamu mengerti apa yang dimaksud dengan kebiasaan/rutinitas tersebut. Jika masih belum paham, silakan baca sekali lagi contoh kalimatnya.

Selanjutnya, pernyataan atas suatu tindakan/peristiwa merujuk pada hal yang bersifat menetap. Ibaratnya, jika kamu mengatakan "Aku belajar Bahasa Inggris". Kalimat itu dikatakan sebagai kalimat pernyataan. Dengan kata lain, kalimat "Aku belajar Bahasa Inggris" menunjukkan bahwa kamu sedang menyatakan hal yang kamu lakukan secara rutin yaitu belajar bahasa Inggris. 

Sedangkan contoh peristiwa permanen yaitu, salah satunya, peristiwa Matahari yang terbit di Timur.  Nah, itulah beberapa contoh yang diharapkan dapat mendekatkan pemahaman tentang penggunaan Simple Present Tense dalam bahasa Inggris. 

Pertanyaannya adalah: "Apa sih bentuk kata kerja sederhana itu?"

Untuk itu, silakan pahami penjelasannya berikut.


Kata Kerja

Dalam bahasa Inggris, kata kerja disebut verb yang artinya adalah kata yang menggambarkan aksi, tindakan/perbuatan terhadap sesuatu hal/seseorang. Contohnya: Pergi, Menulis, Bermain, Belajar, dan lainnya. 

Mungkin muncul pertanyaan baru dari pikiranmu, begini: "Mengapa kata pergi, menulis, bermain, dan  belajar disebut sebagai kata kerja?" 

Nah, begini penjelasannya supaya mudah memahaminya. 

  • Pergi adalah kata yang dapat didefinisikan sebagai tindakan atau aksi berpindah dari suatu tempat ke tempat lainnya;
  • Menulis adalah tindakan mengungkapkan ide/gagasan melalui media bahasa;
  • Bermain adalah tindakan untuk bersenang-senang;
  • Belajar adalah tindakan mengubah pengetahuan diri supaya lebih baik daripada sebelumnya.
Dari beberapa definisi kata tersebut tergambarkan suatu aksi atau tindakan. Itulah alasannya mengapa mereka disebut kata kerja/verb. Demikian halnya dengan kata lainnya. 


Bentuk Kata Kerja 

Terdapat beberapa perubahan kata kerja dalam bahasa Inggris yang wajib kamu tahu. Mulai dari bentuk sederhana/yang masih berbentuk kata dasar hingga pada kata yang telah mengalami pengimbuhan maupun perubahan tak beraturan. 

Perubahan kata-kata kerja tersebut biasanya dikategorikan dalam kelas V1, V2, V3 dan V-ing yang berfungsi untuk menunjukkan waktu suatu kegiatan, aksi, kondisi maupun peristiwa.

V1 (verb 1) = adalah kata kerja bentuk pertama (dasar). Secara kebahasaan disebut Present Tense (kata kerja untuk kegiatan yang terjalin hingga saat ini). Contohnya: go, help dan lainnya. 

V2 (verb 2) = adalah kata kerja bentuk kedua. Secara kebahasaan disebut Past Tense (kata kerja untuk kegiatan masa lampau). Contohnya: went, helped dan lainnya.

V3 (verb 3) = adalah kata kerja bentuk ketiga. Secara kebahasaan disebut Past participle (Kata kerja untuk kegiatan masa lampau yang bersifat pasif). Contohnya: gonehelped dan lainnya. 

V-ing (verb-ing) = adalah kata kerja dasar yang diimbuhkan dengan akhiran -ing. Secara kebahasaan disebut Present participle (Kata kerja untuk kegiatan yang sedang berlangsung/progresif). Contohnya: goinghelping dan lainnya.

Berikut contohnya dalam tabel. 

Verbs bahasa Inggris

Jadi, kata kerja yang perlu digunakan adalah kata kerja bentuk pertama (v1) untuk kalimat Simple Present Tense.


Beberapa contoh kata kerja bentuk pertama (v1) bahasa Inggris beserta arti terjemahannya


Present Tense (V1) Terjemahan
Go Pergi
Write Menulis
Play Bermain
Learn Mempelajari
Study Belajar
Want Ingin
Love Menyayangi
Like Suka, menyukai
Look Melihat
See Melihat
Give Memberikan
Get Mendapatkan
Obtain Memperoleh
Have Mempunyai, memiliki
Take Mengambil
Buy Membeli
Read Membaca
Speak Berbicara
Do Melakukan, melaksanakan
Listen Mendengarkan
Open Membuka
Close Menutup

Nah, setelah mengetahui bentuk kata kerja yang digunakan untuk membuat kalimatnya, sekarang pelajari bagaimana rumus atau polanya.


Rumus Kalimat Verbal Simple Present Tense 

Perlu diketahui bahwa rumus yang dimaksud di sini tidak sama dengan rumus matematika. Sebenarnya, lebih tepat dikatakan pola kalimat. Tetapi, karena sekarang ini banyak juga yang menggunakan kata rumus maka tidak ada salahnya kita mengikutinya. 

Mengapa? 

Jika di sini tidak menggunakan kata rumus sedangkan pada artikel orang lain menggunakannya bisa saja kamu kewalahan memahaminya di kemudian hari. 

Jadi, yang dimaksud dengan rumus/pola kalimat di sini adalah pedoman struktur kalimat bahasa Inggris.

Untuk memulainya, beberapa jenis kalimat dasar sederhana yang wajib kamu pahami sebagai pelajar pemula (otodidak) yakni kalimat afirmasi positif dan negatif serta interogatif (kalimat tanya). 

  1. Kalimat Afirmasi Positif adalah kalimat yang berisi pernyataan; yang mana kalimatnya tidak mengandung kata keterangan not
  2. Kalimat Afirmasi Negatif adalah kalimat yang berisi pernyataan sangkalan dan kalimatnya mengandung kata keterangan not
  3. Kalimat Interogatif adalah kalimat yang berisi pertanyaan dan wajibnya diakhiri dengan tanda tanya (?). Kalimat ini membutuhkan jawaban antara yes/no

Selain itu, terdapat ketentuan umum dalam bahasa Inggris terkait penggunaan kata kerja pada subjek yang merupakan kata ganti ketiga tunggal: He, She, It yaitu setiap kata kerja yang menyertainya wajib ditambahkan akhir (suffix) -s atau -es.

Sementara untuk subjek lainnya (I, you, we, they) tidak perlu penambahan pada kata kerja yang menyertainya. 

Perhatikan contoh penambahan -s/-es pada kata kerja dengan kalimat afirmasi positif berikut ini:


Present Tense (V1) Sentences
Go She goes
Write She writes
Play She plays
Learn She learns
Study She studies
Want She wants
Love She loves
Like She likes
Look She looks
See She sees
Give She gives
Get She gets
Obtain She obtains
Have She has
Take She takes
Buy She buys
Read She reads
Speak She speaks
Do She does
Listen She listens
Open She opens
Close She closes

Kemudian, untuk kalimat afirmasi negatif, diperlukan kata bantu do not atau does not yang merujuk pada arti "Tidak":


Subjects (S) Penggunaan Kata Bantu Sangkalan do not/does not
I I do not (don't)
You You do not (don't)
We We do not (don't)
They They do not (don't)
He He does not (doesn't)
She She does not (doesn't)
It It does not (doesn't)


Artinya, untuk subject I, You, We dan They menggunakan do not (don't) sedangkan He, She dan It menggunakan Does not. Ingat, ketika menggunakan kata kerja bantu does not, maka penambahan akhiran -s/-es pada kata kerja selanjutnya tidak diperlukan lagi. Dengan kata lain, setelah kata kerja bantu does not, kata kerja yang digunakan adalah bentuk pertama (v1). 

Kalau begitu, silakan pahami pola penyusunan kalimatnya:


Jenis Kalimat Pola Penyusunan Kalimat (rumus)
Afirmasi Positif S + V1 + (-s/-es) + O/complement
Afirmasi Positif S + do not/does not + V1 + O/complement
Interogatif Positif Do/does + S + V1 + O/complement+?
Interogatif Negatif (type A) Do/does + S + not + V1 + O/complement +?
Interogatif Negatif (type B) Don't/doesn't + S + V1 + O/complement +?

Contoh Kalimat Simple Present Tense 

Berdasarkan pola penyusunan kalimat tersebut, kalimat Simple Present Tense dapat dibuat seperti berikut ini: 

Contoh Kalimat Afirmasi Positif


Kalimat Terjemahan
I buy two English books every week Saya membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu
You buy two English books every week Kalian membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu
We buy two English books every week Kami membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu
They buy two English books every week Mereka membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu
He buys two English books every week Dia (lk) membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu
She buys two English books every week Dia (pr) membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu
It looks pretty Ia/Itu kelihatan cantik

Contoh Kalimat Afirmasi Negatif 


Kalimat Terjemahan
I do not buy two English books every week Saya tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu
You do not buy two English books every week Kalian tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu
We do not buy two English books every week Kami tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu
They do not buy two English books every week Mereka tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu
He does not buy two English books every week Dia (lk) tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu
She does not buy two English books every week Dia (pr) tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu
It does not look pretty Ia/Itu tidak kelihatan cantik

Contoh Kalimat Interogatif Positif 


Kalimat Terjemahan
Do I buy two English books every week? Yes, you do/No, you don't Apakah saya membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/tidak
Do you buy two English books every week? Yes, I do/No, I don't Apakah kamu/kalian membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Do we buy two English books every week? Yes, we do/No, we don't Apakah kita membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Do they buy two English books every week? Yes, they do / No, they don't Apakah mereka membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Does he buy two English books every week? Yes, he does/No, he doesn't Apakah dia membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Does she buy two English books every week? Yes, she does/No, she doesn't Apakah dia membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Does it look pretty? Yes, it does/No, it doesn't Apakah itu kelihatan cantik? Ya/Tidak

Contoh Kalimat Interogatif Negatif (Type A)


Kalimat Terjemahan
Do I not buy two English books every week? Yes, you don't/No, you do Apakah saya tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/tidak
Do you not buy two English books every week? Yes, I don't/No, I do Apakah kamu/kalian tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Do we not buy two English books every week? Yes, we don't/No, we do Apakah kita tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Do they not buy two English books every week? Yes, they don't / No, they do Apakah mereka tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Does he not buy two English books every week? Yes, he doesn't/No, he does Apakah dia tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Does she not buy two English books every week? Yes, she doesn't/No, she does Apakah dia tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Does it not look pretty? Yes, it doesn't/No, it does Apakah itu tidak kelihatan cantik? Ya/Tidak

Contoh Kalimat Interogatif Negatif (Type B) 

Kalimat Terjemahan
Don't I buy two English books every week? Yes, you don't/No, you do Apakah saya tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/tidak
Don't you buy two English books every week? Yes, I don't/No, I do Apakah kamu/kalian tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Don't we buy two English books every week? Yes, we don't/No, we do Apakah kita tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Don't they buy two English books every week? Yes, they don't / No, they do Apakah mereka tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Doesn't he buy two English books every week? Yes, he doesn't/No, he does Apakah dia tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Doesn't she buy two English books every week? Yes, she doesn't/No, she does Apakah dia tidak membeli dua buku bahasa Inggris setiap minggu? Ya/Tidak
Doesn't it look pretty? Yes, it doesn't/No, it does Apakah itu tidak kelihatan cantik? Ya/Tidak


Pola Kalimat Nominal Simple Present Tense

Berbeda dengan Verbal, Kalimat Nominal adalah kalimat yang predikatnya berupa kata benda (noun), kata sifat (adjective) dan keterangan (adverb)

Ibarat kalau dalam bahasa Indonesia kita mengatakan "Mereka pintar", dalam bahasa Inggris disebut "They are smart". Nah, itu termasuk kategori kalimat nominal dalam bahasa Inggris. 

Kalimatnya yang terdiri dari 3 kata yaitu They sebagai subjek kalimat, Are sebagai kata kerja bantu (auxiliary) dan terakhir adalah Smart sebagai kata sifat/adjektif (pelengkap). 

Mungkin kamu bertanya mengapa ada kata Are di antara subjek dan pelengkapnya? 

Begini penjelasannya. 

Dalam bahasa Inggris, hampir semua kalimatnya terstruktur dengan pola Subjek + Verb+ Objek/Pelengkap baik yang verbal maupun nominal.

Demikian halnya dengan kalimat They are Smart

Secara sintaksis, kalimat tersebut terdiri dari kelas kata Noun+Verb+Adjective. 

Hanya saja, pada kalimat nominalnya, kata verb yang sering digunakan tidak dapat berdiri sendiri tanpa unsur lain yang menyertai kalimat tersebut. Oleh karena itu, dianggap hanya sebagai kata kerja bantu (auxiliary) maupun kata kerja penghubung (linking verbs).

Nah, untuk auxiliary dan linking verbs yang sering digunakan untuk kalimat Nominal Simple Present Tense adalah, antara lain: 

1. Auxiliary of be (sering dikatakan sebagai to be): Am, Is, Are

2. Linking Verbs: Look (kelihatan), Seem (nampaknya),  Sound (kedengarannya/terdengar), taste (rasanya), become (menjadi).

Selanjutnya, silakan perhatikan penjelasan kedua kategori tersebut. 


Pola Kalimat Nominal dengan To Be 

Penggunaan to be (am, is, are) dalam bahasa Inggris sangat sering baik dalam tulisan/konteks formal maupun percakapan sehari-hari. Hal itu menandakan bahwa to be penting untuk dipelajari supaya bisa menyusun kalimat Bahasa Inggris yang benar. 

Selain menjadi kata kerja bantu, to be juga terkadang dapat diterjemahkan "adalah" dalam bahasa Indonesia, khususnya dalam penerjemahan kalimat. Meskipun demikian, hal itu tidak menandakan bahwa am, is, are selalu diartikan adalah. Tidak! 

Ada kalanya jika kehadirannya dalam suatu kalimat tidak perlu diterjemahkan dengan arti "adalah".  

Artinya, abaikan saja jika terjemahannya tidak relevan. Di sini, hal penting yang wajib diketahui adalah eksistensinya dalam suatu kalimat.

Sebelum masuk pada pola kalimatnya, ketiga jenis to be tersebut di atas tidak dapat sekaligus digunakan untuk semua subjek pada kalimat. 

Ada aturannya. Begini penjelasannya. 

  • Am digunakan untuk subject I (saya),
  • Is digunakan untuk subject He, She dan It,
  • Are digunakan untuk subject You, We dan They. 
Dengan demikian, untuk membuat kalimat dalam bahasa Inggris, sesuaikan saja to be tersebut pada subject (subyek) yang semestinya. 


Berikut pola kalimatnya: 

1. Afirmasi positif: Subject + to be + Complement

Contoh, She is beautiful (Dia cantik).


2. Afirmasi Negatif: Subject + to be + not + Complement

Contoh, It is not good (Itu tidak bagus). 


3. Interogatif: 

  • Positif: To be + S + Complement + ?. Contoh, Is it good? (Apakah itu bagus?). Jawab: Yes, it is/No, it is not (isn't). 

  • Negatif (Type A): To be + S + Not + Complement + ?. Contoh, Is it not good? (Apakah itu tidak bagus?). Jawab: Yes, it isn't / No, it is. 

  • Negatif (Type B): To be + n't + S + Complement + ?. Contoh, Isn't it good? (Tidakkah itu bagus?). Jawab: Yes, it isn't/No, it is. 


Pola Kalimat Nominal dengan Linking Verbs 

Untuk linking verbs, perubahan kata kerjanya juga terjadi layaknya pada kalimat verbal sebelumnya yaitu khusus untuk subjek he, she dan it, perlu penambahan akhiran -s/-es. Berikut pola kalimatnya: 

Afirmasi positif: S + LV (-s/-es) + Complement; 

Afirmasi negatif: S + does/do + not + LV + Component;

Interogatif: 

  1. Positif: Does/do + S + LV+ Complement + ?;
  2. Negatif (Type A): Does/do + S + Not + LV+ Complement + ?;
  3. Negatif (Type B): Doesn't/don't + S + LV+ Complement + ?;

Contoh kalimat: 

Afirmasi positif: It tastes so spicy (itu berasa begitu pedas), 

Afirmasi negatif: It doesn't taste so spicy (Itu berasa tidak begitu pedas),

Interogatif + : Does it taste so spicy? (Apakah rasanya begitu pedas?),

Interogatif - (Type A): Does it not taste so spicy? (Apakah itu tidak berasa begitu pedas?),

Interogatif - (Type B): Doesn't it taste so spicy? (Tidakkah itu berasa begitu pedas?). 


Kesimpulan

Berdasarkan pada penjelasan Simple Present Tense tersebut dapat disimpulkan bahwa pengertiannya merujuk pada kata kerja yang menunjukan waktu akan suatu kegiatan yang dilakukan berulang kali/untuk menyatakan sesuatu hal yang bersifat permanen maupun statis.

Dalam menyusun kalimatnya, penambahan akhiran -s/-es pada kata kerja diperlukan apabila subjek yang menyertai adalah orang ketiga tunggal (he, she dan it); yang mana perlu  juga disesuaikan dengan pola (rumus) kalimat yang digunakan.

Sementara itu, bentuk kata kerja yang digunakan pada Simple present tense adalah bentuk pertama/V1. 

Dengan demikian, setelah mempelajari cara menyusun kalimat ini, setidaknya pembaca dapat membuat kalimat bahasa Inggris sendiri di kemudian hari baik untuk kepentingan bisnis, pekerjaan maupun untuk kepentingan akademik/sekolahan. 

Jika sudah mulai mampu membuat kalimatnya, boleh ditingkatkan dengan membuat percakapan bahasa Inggris sehari-hari antara dua orang dan seterusnya.

Nah, apabila masih terdapat hal-hal yang belum terjawab dalam penjelasan ini, silakan disampaikan melalui kolom komentar. 

Keterangan: 

S = subject; 

O = Object;

LV = Linking Verb;

V1 (-s/es) = Verb bentuk pertama. Tambahkan akhiran -s/-es untuk subject orang ketiga tunggal; 

LV (-s/-es) = Linking verb. Tambahkan akhiran -s/-es untuk subject orang ketiga tunggal; 


Post a Comment for "Simple Present Tense: Pengertian, Rumus dan Contoh Kalimat untuk Pemula"