Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Eluaha Ngawua Li Niha

 

Arti kata bahasa Nias

Silakan buka daftar isi di bawah ini untuk mempermudah penelusuran tentang arti kata dalam bahasa Nias beserta penjelasannya:


Singkatan-singkatan yang digunakan di halaman ini:
kb. = Kata benda (nomina)
kkt. = Kata kerja transitif (verba transitif)
kki. = Kata kerja intransitif (verba intransitif)
ks. = Kata Sifat (adjektiva)
kt. = Kata keterangan (adverbia)
kts. = Kata tugas / partikel
prep = Preposisi (kata depan)
konj. = Konjungsi (kata penghubung)
al. = Alomorf
inf. = Informal
ttg. = Tentang
sst. = Sesuatu
sso. = Seseorang
kon. = Kontraksi


Kata-kata Bahasa Nias yang dimuat di halaman ini adalah sejumlah kata yang mungkin sulit dimengerti oleh penutur asing. Melalui artikel Eluaha Li Niha, penulis berupaya membantu analisis arti atau makna kata yang digunakan dalam komunikasi lisan dan tertulis Li Niha sehari-hari. Untuk mendapatkan lebih banyak pengalaman, silakan baca juga kosakata Bahasa Nias.

Arti A

Dalam bahasa Nias, "a" merupakan salah satu morfem bebas yang memiliki arti yaitu "makan". Morfem atau kata "a" merupakan verba (kata kerja) transitif. Selain itu, kata ini dituturkan dalam dialek utara, dialek tengah/sentral dan selatan.

Contoh kalimat:
  • I'a wakhe = dia makan nasi
  • La'a wakhe = mereka makan nasi
  • Ta'a wakhe = kita makan nasi
  • Ma'a gae = kami makan pisang
  • A wakhe da'ö! = makan nasi itu!
  • U'a wakhe = saya makan nasi
  • Lö u'a manu nisala = Saya tidak makan ayam goreng

Arti Abakha

"Abakha" memiliki terjemahan "dalam/tidak dangkal" dalam bahasa Indonesia. Secara gramatikal, kata tersebut masuk dalam kelas adjektiva (kata sifat). Kata abakha dituturkan dalam dialek utara dan tengah sedangkan selatan menggunakan kata awakha

Secara morfologis, kata abakha memiliki kata dasar "Bakha" yang artinya " di dalam". Bakha tergolong kelas kata keterangan atau adverbia. Sedangkan dalam dialek selatan, bakha menjadi baka.

Dalam kalimat bahasa Nias, setiap kata dapat memiliki variasi bentuk ketika memasuki kalimat dengan makna yang tidak berubah. Secara linguistik, hal tersebut dikenal dengan istilah alomorf. Terkadang dalam konteks tertentu abakha digantikan dengan awakha.

Berikut variasi kata dasar abakha dalam bahasa Nias
  1. Abakha'ö. Artinya: kkt. dalamkan
  2. Abakhabakha. Artinya: 1.  agak dalam; 2. agak membekas (ttg. perasaan)
  3. Abakhaisi. Artinya: infkkt. dalamkan
  4. Abakhaigö. Artinya: inf.kkt. dalamkan
  5. Fa'abakha. Artinya: kb. kedalaman
  6. Wa'abakha. Artinya: kb.al. fa'abakha

Contoh kalimat bahasa Nias: 
  • No awakha mbongi sa'ae, talau mangawuli = Telah larut malam, mari kita pulang.
  • Ata'udo molangi na abakha nidanönia = Saya takut berenang jika airnya tidak dangkal.
  • Böi hundragö dögi si abakha (sabakha) = Jangan menginjak lubang yang dalam.
  • Abakhabakha ba dödögu wehedemö da'ö = Agak membekas dalam hatiku perkataanmu itu.

Arti Abalo

Secara morfologis, abalo merupakan perubahan dari morfem dasar balo. Abalo artinya: ks. tersumbat. Sedangkan balo adalah 1. kb. balok; 2 kkt. sumbat. Kata abalo dituturkan dalam dialek utara, tengah dan selatan. Selain itu, kata pengulangannya adalah ksabalobalo (sungguh tersumbat/berisi penuh/padat). Selanjutnya, bentuk kata kerja intransitifnya adalah tebalo (disumbat).

Contoh kalimat abalo dalam bahasa Nias:
  • No abalo lala nidanö = Jalur air telah tersumbat
  • Abalo lala nangi = Jalur udara tersumbat

Arti Abano

Abano merupakan kata yang menempati kelas kata sifat yang artinya "terasa tidak nyaman (karena bau/aroma sst.yang sangat menyengatkan)". Kata ini sering dituturkan dalam dialek selatan. Sedangkan di tengah dan utara digunakan abango.

Contoh kalimat:
  • Abano nikhugu huau = Terasa tidak nyaman hidungku dengan baumu. (dialek selatan)
  • Böi talafo oya'ö vamake vanikha mbwuna ndre, abano nikhugu = Jangan terlalu banyak memakai parfum itu, hidungku terasa tidak nyaman. (dialek selatan)

Arti Abao

Abao menduduki kelas kata sifat dalam bahasa Nias yang berarti 1.ks bengkak; 2.ks. genit. Kata abao dapat digunakan apabila seseorang mengalami luka di bagian tubuh. Abao dangagu (tanganku bengkak). Akan tetapi, kata ini akan sangat janggal bila ditujukan kepada seseorang dan bisa menyinggung perasaan. Contohnya, abao si'ai ndra'ugö (kamu genit sekali). 

Arti Aekhula

Aekhula berarti "barat". Toröido ba danö gaekhula (saya tinggal di wilayah barat). Berdasarkan contoh tersebut terlihat bahwa aekhula berubah menjadi gaekhula. Itu adalah variasi kata yang dipangaruhi oleh lingkungan yang dimasukinya tanpa membentuk makna kata yang baru (alomorf). 

Arti Atumbukha

Atumbukha merupakan kata dalam bahasa Nias yang artinya adalah Timur.
Contoh: saya pergi ke timur, maka kata atumbukha lebih tepat di gunakan. Numalödo ba gatumbukha (saya menuju timur). Perlu diketahui bahwa gatumbukha adalah alomorf dari kata atumbukha.

Arti Ahowu

Kata "ahowu" artinya "terberkati/ terlihat penuh berkat" dan menempati kelas kata sifat. Kata benda dari ahowu adalah howuhowu. Howuhowu adalah kb. berkat/anugerah. Sedangkan pengulangan ahowu adalah ahowuhowu (terlihat sungguh penuh berkat). Secara inf. ahowu dapat diartikan bersemangat, ceria atau bersukacita.

Contoh kalimat dalam Li Niha:
  • No ahowu ndra'ugö, nakhi = Kamu telah terlihat penuh berkat, dik.
  • Ohahau dödögu wamaigi ya'ugö na ahowuhowu ndra'ugö, ga'a = Hatiku bahagia melihatmu jika kamu terlihat sungguh penuh berkat, kak.
  • Ahowu ndraono sanema howuhowu Lowalangi = Terberkati anak yang menerima anugerah Allah
  • Ya'ahowu ndra'ugö! = Semoga kamu terberkati!

Arti Awe

Awe artinya "nenek". Dalam bahasa Nias, kata awe merupakan sebutan yang dapat dapat digunakan oleh seorang anak untuk orangtua perempuan sang ayah atau ibu. Kata alomorf dari awe adalah gawe. Kata tersebut tergolong kelas kata benda. Selain itu, penutur bahasa Nias dialek utara, tengah dan selatan menggunakan kata dimaksud dalam percakapan sehari-hari.

Contoh kata awe / gawe dalam bahasa Nias:
  • Hewisa duriamö, awe? = Bagaimana kabarmu, nenek? (dialek utara)
  • Haegasiwaisa dvurimö, awe? = Bagaimana kabarmu, nenek? (dialek selatan)
  • No ufalukhaisi gawegu mege = Saya telah menemui nenekku tadi (dialek utara)
  • Ma ufalakhisi awegu mema'e = Saya telah menemui nenekku tadi (dialek selatan)

Arti Awai

Awai artinya "selesai". Kata ini dituturkan oleh masyarakat Nias baik penganut dialek utara, tengah (sentral) dmaupun selatan. No awai manunödo (saya telah selesai bernyanyi).

Arti Bahe

Bahe merupakan kata kata kerja yang berarti hajar/habisi. Kata ini digunakan oleh penutur bahasa Nias dialek utara, tengah dan selatan. Secara pragmatis, kata ini bisa saja terdengar kasar dan sangat menyinggung apabila ditujukan kepada seorang perempuan atau orang yang lebih tua. Berdasarkan konteks, itu dapat diartikan sebagai "tindakan melakukan hubungan badan".  Selain itu, apabila kata tersebut diulang menjadi bahebahe, maka akan memiliki arti yang sangat kasar yaitu sso. yang menjadi tempat pelampiasan nasfu/budak. 

Oleh karena itu, berhati-hatilah menuturkan kata dimaksud kepada orang Nias.

Arti Bale

Kata bale sangat sering dituturkan dalam percakapan bahasa Nias dialek utara. Secara semantis, kata bale memiliki arti kts. -lah. Misal: Böi bale, ga'a (janganlah, bang).

Arti Be

"Be" berarti berikan atau letakkan dalam terjemahan bahasa Indonesia. Kata tersebut merupakan kontraksi dari kkt. be'e. Kata "be" dituturkan dalam dialek utara, tengah dan selatan Li Niha.
Beberapa contoh kalimat:
  • Be ia baero = Letakkan dia di luar
  • Be da'ö bakha ba nomo = Letakkan itu di dalam rumah
  • Be khögu kofi = Berikan aku kopi

Arti Beco

Secara etimologis, Beco merupakan kata serapan dari bahasa Indonesia ke bahasa Nias yang artinya kb. Bencong. Kata tersebut memiliki kata baku yaitu kb. Lawelawe. Lawelawe biasanya ditujukan kepada laki-laki yang bersifat ayu seperti perempuan.

Arti Bulale

Dalam bahasa Nias, kata bulale memiliki pengertian "omongan kosong /bualan". Kata tersebut menempati kelas kata benda. Sinonim kata bulale dalam Li Niha adalah huohuo, atau fayafaya. Kata bulale dituturkan dalam dialek utara, tengah dan selatan. Selanjutnya, sinonimnya "huohuo" hanya dituturkan dalam dialek utara dan tengah. Sedangkan, fayafaya dituturkan di semua dialek. Namun demikian, dalam dialek selatan, penutur juga menuturkannya dengan kata föciföci (bualan).

Arti Ce

Ce merupakan kata serapan dari Bahasa Indonesia, yaitu 1. kb. cat; 2. kkt. cek. Dalam bahasa Nias, terjemahan "cat" tidak ada, oleh karena itu digunakan kata serapan menjadi ce atau ca. Sedangkan terjemahan "cek" yang baku dalam bahasa Nias adalah kktfareso (periksa). Meskipun demikian, kata ce biasanya dituturkan dalam bahasa Nias versi modern.

Contoh kalimat:
  • Hadia so khömi ce safusi? = Apakah kalian punya cat putih?
  • Ce maifu numerogu, nakhi = Tolong periksa nomorku, dik

Arti Cewe

Dalam Li Niha modern, kata cewe secara kontekstual (pragmatis) berarti pacar. Kata cewe merupakan serapan dari kata "cewek" bahasa Indonesia. Biasanya kata tersebut ditujukan kepada seorang perempuan yang menjadi kekasih atau pacar seorang laki-laki. 

Sedangkan untuk pacar laki-laki dan perempuan biasanya digunakan kata kawa. Kawa juga merupakan serapan dari kata "kawan" bahasa Indonesia. Namun, kata cewe dan kawa juga dimaknai secara literal sesuai yang terkandung dari bahasa aslinya. Pemaknaannya perlu ditafsirkan sesuai dengan konteks dalam percakapan.

Arti De

De merupakan kata serapan bahasa Indonesia ke bahasa Nias yang artinya kb. adik. Akan tetapi, de hanya merupakan kata panggilan untuk adik; saudara kandung maupun teman yang usianya lebih muda. Kata ini sangat sering dituturkan dalam percakapan informal bahasa Nias versi modern.

Contoh kalimatnya:
  • Aine, de = Mari, dik
  • Böi faigi ia, de = Jangan melihatnya, dik.

Arti Dadao

Dalam bahasa Nias terdapat kata dadao yang artinya adalah duduk. Kata tersebut menempati kelas kata kerja (verba) dan memiliki sinonim kata "dumadao". Dumadao adalah kata ber-infiks (bersisipan) "um" dalam bahasa Nias dan memiliki arti yang serupa dengan kata dasarnya. Kata dasarnya adalah dadao.

Secara gramatikal, kedua kata tersebut memiliki sedikit perbedaan dalam penggunaannya dalam kalimat. Kata dadao lebih sering digunakan dalam kalimat pernyataan, penolakan, pertanyaan serta kalimat perintah. Sedangkan dumadao sangat jarang digunakan dalam kalimat perintah Li Niha.

Contohnya:
  • Dadao ba da'a! = Duduk di sini! (benar)
  • Dumadao ba da'a! = Duduk di sini! (salah)

Arti E

Jika seseorang mengatakan "e" kepada anda ketika menanyakan sesuatu, itu berarti dia menyatakan "ya". Meskipun demikian, kata tersebut dianggap kurang sopan dan tidak layak diucapkan kepada orang yang berusia lebih tua atau dalam percakapan berkonteks formal. Menjawab sesuatu dengan ucapan "e" menandakan seseorang kurang serius menanggapi topik pembicaraan atau kurang nyaman dengan situasi yang terjalin.

Arti Gohegohe

Gohegohe memiliki dua kelas kata yaitu sebagai kata benda dan kata kerja. Gohegohe sebagai kata benda yang memiliki arti / terjemahan 1. kbpegangan 2. kb. penyangga / pendukung dalam bahasa Indonesia. Kata tersebut merupakan variasi dari kata Gogohe. Gogohe merupakan verba yang merujuk pada makna "pegang".

Contoh kalimat gohegohe (pegangan/penyangga):
  • Hezo so gohegohenia ba da'a, ga'a? = Di mana pegangannya di sini, kak?
  • Gohegohe nomo no afatö = penyangga rumah telah patah


Sedangkan apabila Gohegohe dalam kelas kata kerja maka merujuk pada tindakan memegang secara berulang-ulang. Contoh: Gohegohe manö mbuku da'ö = Pegang-pegang saja buku itu.

Dengan demikian, Gohegohe dapat didefinisikan sebagai (1) sesuatu hal/ benda/alat yang dipegang (dapat dipegang) ; penyangga / pendukung (2) memegang sesuatu secara berulang-ulang.

Arti Ha

Ha dalam bahasa Nias memiliki beberapa pengertian: 1. Hanya ; 2. Kata seru yang menunjukkan keheranan.
Contoh:
  • Ha da'a zitola ube'e. Bologö dödömö khögu. = Hanya ini yang dapat kuberikan. Saya minta maaf.
  • Ha..? = Apa...?

Arti Hamae

Hamae merupakan salah satu kata informal dalam bahasa Nias dialek selatan yang berarti berapa
Contoh: 
  • Hamae va'atora? = Berapa banyak mereka?
  • Hamae mbwölinia? = Berapa harganya?

Arti Hawa

Perlu diketahui bahwa "hawa" merupakan kontraksi dari Hana wa. Hana artinya mengapa sedangkan wa merupakan partikel penegas yang tidak perlu diterjemahkan. Dengan demikian, Hawa merupakan kata kontraksi informal yang berarti mengapa. Kata ini dituturkan dalam dialek utara dan tengah.  

Sedangkan dalam dialek selatan, penutur menggunakan kata Hava yang juga merupakan kontraksi informal dari kata Hana va.

Contoh kalimat Hawa:
  • Hawa ölau da'ö? = Mengapa kamu melakukan hal itu?
  • Hawa simanö? = Mengapa begitu?
  • Hawa tola simanö? = Mengapa bisa begitu?
  • Hawa ösofu nasa? = Mengapa masih kamu tanyakan?

Arti He

Dalam bahasa Nias, He merupakan kata seru untuk menunjukkan sapaan informal yang menggantikan kata halo.
Contoh:
  • He, ga'a. Hezo numalö'ö? = Halo, kak. Hendak kemana?
  • He, nakhi. Hezo so'ö? = Halo, dek. Lagi berada dimana?

Arti Huhuo

Huhuo memiliki arti dalam bahasa Nias yaitu khotbah, perbincangan, pembicaraan atau pidato. Namun demikian, kata tersebut hanya dituturkan dalam dialek utara dan sebagian tengah sedangkan penutur dialek selatan menggunakan kata Manömanö. Huhuo atau Manömanö menempati kelas kata benda secara gramatikal.

Sinonim dari kata huhuo adalah kese.

Arti Lohelohe

Secara morfologis, kata Lohelohe merupakan variasi bentuk dasar morfem ohe (bawa/antar). Ohe, secara gramatikal, masuk dalam kategori kelas verba (kata kerja). 

Selanjutnya, apabila kata ohe dipadankan dengan prefiks "mo", maka menjadi "molohe" yang artinya adalah "membawa" atau "mengantar". Dalam kasus ini, telah terjadi variasi morfem atau alomorf dan masih berada dalam status kata kerja transitif. Sedangkan jika melakukan pengulangan akan menjadi molohelohe

Kata molohelohe merupakan kata kerja yang secara semantik itu sangat merujuk pada profesi atau kegiatan rutin oleh pelaku. 

Contoh: Ya'odo molohelohe fino ba harimbale

Selain itu, variasi lainnya juga terjadi seperti contoh berikut:
Ohe - Olohewa (barang bawaan/ bawaan)
Ohe - Wolohe (alomorf dari "molohe")
Ohe - Olohesi (sekalian bawa / bawa juga - kata ini sering dituturkan dalam dialek selatan)
Ohe - Lohelohe (oleh-oleh / barang bawaan/ buah tangan / souvenir)
Ohe - Solohe (pembawa). Solohe adalah kontraksi dari si molohe
Ohe - Olohelohe (berbarang bawaan/ berbuah tanganlah). Contoh: Olohelohe maifu bale = Berbuah tangan sedikit lah. 

Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa Lohelohe merupakan bentuk baku dari morfem asal ohe yang merujuk pada arti semantik barang bawaan atau souvenir.

Arti Lahe

Lahe merupakan salah satu kata dalam bahasa Nias yang artinya adalah 1. kb. Jejak; 2. Kts. -lah (dialek selatan). Lahe tergolong kontraksi dari kata Lade gahe (jejak kaki) dan Lahewe (-lah).
Contoh:
  • Lahegu = Jejakku
  • Böi lahe, ka = Janganlah, kak.

Arti Lau

Kata Lau dalam bahasa Nias dapat berarti 1. Baiklah/baik/ya, 2. Panjat. Dalam komunikasi lisan, kata lau yang merujuk ke pengertian "baiklah" terkadang disingkat "la". Namun demikian, mengucapkan "la" saja dapat menunjukkan seseorang tidak sopan atau tidak tertarik dengan topik pembicaraan.

Contoh kalimat lau dalam Li Niha:
  • Lau, Nogu = Baiklah, nak
  • Lau, Nakhi = Baiklah, dik.
  • Lau, Baya = Baiklah, paman.
  • Lau, Ama = Baiklah, pak.
  • Aine!  talau nohi da'a, ga'a = Mari. Kita panjat pohon kelapa ini, bang.
  • Lau ndruriada dania = Panjati pohon durian kita nanti

Arti Raya 

Kata "raya" juga termasuk salah sutu kata yang terdapat dalam bahasa Nias yang berarti selatan.
Contohnya: Mofanödo si raya - Saya pergi ke selatan.

Arti Yöu

Yöu berarti timurJika ingin menyebutkan arah timur di pulau Nias, dapat mengucapkan kata berikut: tanö yöu (sebelah Utara) Kata tersebut dituturkan dalam dialek Utara dan seperti kota gunungsitoli dan sekitarnya. Sedangkan dalam dialek selatan yöu disebut Löu. Contoh: moiö yöu khömi = saya ingin pergi dengan kalian ke utara. 

Arti Zöndra

Zöndra artinya komentar (tanggapan terhadap suatu hal). Kata tersebut menempati kelas kata benda dan merupakan alomorf dari kata dasar Söndra. Contoh: Be'e zöndramö! = Berikan komentarmu.

Post a Comment for "Eluaha Ngawua Li Niha"

Berlangganan via Email