Kata Tanya Dalam Bahasa Nias

 

cara bertanya dalam Li Niha


Berbicara mengenai Kata Tanya dalam Bahasa Nias, itu merujuk pada kata-kata yang dapat digunakan untuk menanyakan tentang sesuatu hal kepada orang lain.

Dalam Bahasa Nias, kata tanya yang digunakan wajib menuruti kaidah dialek penuturnya. Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dijelaskan dalam dialek utara dan selatan.



Kata-kata Tanya dalam Bahasa Nias Dialek Utara (Li Niha Yöu):

  1. Hadia (apa)
  2. Haniha (siapa)
  3. Hezo (dimana, kemana, yang mana)
  4. Hamega (kapan - menanyakan tentang masa lampau)
  5. Hawa'ara (kapan - menanyakan tentang masa yang akan datang)
  6. Hana (mengapa)
  7. Hewisa (bagaimana)
  8. Hauga (Berapa)

Kedelapan kata tanya di atas digunakan oleh penutur bahasa Nias di wilayah Kota Gunungsitoli (Pasar Gunungsitoli, Gunungsitoli Utara, Gunungsitoli Barat, Gunungsitoli Selatan), Kabupaten Nias Utara (Afulu, Lahewa, Lotu, dll.), Kabupaten Nias Barat (Lölöfitu Moi, Mandrehe, Lahömi, Sirombu, Hinako, dll.) Kabupaten Nias (Gido, Idanogawo, dll.) dan sebagian kecil di wilayah bagian Selatan Nias.

Untuk memahami lebih jelas tentang kata-kata tersebut, berikut akan diuraikan lebih lengkap:

1.HADIA

Hadia (apa) berfungsi untuk menanyakan sesuatu hal/benda. Kata tanya ini dapat digunakan untuk kalimat bentuk lampau sekarang atau masa akan datang dalam dialek utara.

Contoh:

  • Hadia niwa'ömö, nakhi? = Apa yang kamu katakan?
  • Hadia zinangea ube'e? = Apa yang selayaknya kuberikan?
  • Hadia da'ö mege? = Apa itu tadi?
  • Hadia da'ö? = Apa itu?
  • Hadia ia da'ö? = Apa emangnya itu?
Selain berarti apa, kata ini juga dapat berarti apakah.

2. HANIHA

Haniha berarti "siapa" dalam terjemahan Bahasa Indonesia. Berfungsi untuk menanyakan orang sebagai subjek dan objek dalam kalimat.

Contoh:
  • Haniha zi tohare? = Siapa yang datang?
  • Haniha ia? = Siapa dia?
  • Haniha zanguma'ö? = Siapa yang mengatakan?
  • Haniha zi mohede da'ö? = Siapa yang berbicara itu?
  • Haniha zomasi'ö? = Siapa yang kamu sukai?
Pengecualian: 

Apabila ingin menanyakan nama seseorang dalam bahasa Nias khususnya menggunakan dialek utara, Haniha döimö adalah kalimat yang digunakan. 

Haniha döimö berarti "Siapa namamu". 

Penutur bahasa Nias juga menuturkan kalimat Hadia döimö? (Apa namamu?), akan tetapi Haniha döimö? lebih sering dipakai dalam komunikasi sehari-hari. 

Meskipun demikian, kedua kalimat tanya tersebut dapat dimengerti dengan oleh penutur bahasa Nias.


3. HEZO

Hezo memiliki makna dalam bahasa Nias dialek utara yaitu dimana kemana dan yang mana. 

Jelasnya, kata tanya "Hezo" dapat digunakan untuk menanyakan "suatu tempat/ tujuan/arah" dan "pilihan". Apabila difungsikan untuk menanyakan suatu tempat/ tujuan/arah, Hezo akan diartikan dimana atau kemana. 

Sedangkan, jika bertujuan menanyakan suatu pilihan maka artinya adalah "yang mana". Dalam bahasa Nias terdahulu, kata "Hezo" lebih cenderung diucapkan "Heza".

Contoh:
  • Hezo numalö'ö? = Mau kemana?
  • Hezo sikola ndra'ugö? = Dimana kamu bersekolah?
  • Hezo toroi'ö? = Dimana kamu tinggal?
  • Hezo i'otarai? = Dari mana dia berasal?
  • Hezo ö'ötarai? = Dari mana kamu berasal?
  • Hezo so ia ba da'a? = Yang mana / dimana dia di sini?

4. HAMEGA

Hamega (kapan) berfungsi untuk menanyakan suatu waktu kejadian di masa lampau. Kata ini tidak tepat jika digunakan untuk menanyakan waktu suatu peristiwa di masa yang akan datang.


Contoh:
  • Hamega tohare ami, ga'a? = Kapan kalian tiba, kak?
  • Hamega laheta ia? = Kapan dia dipecat/dikeluarkan?
  • Hamega da'ö? = Kapan itu?
  • Hamega la'öli nomo? = Kapan mereka beli rumah?
  • Hamega ihede khögu? =Kapan dia memanggilku?

5. HAWA'ARA

Hawa'ara memili terjemahan yang sama dengan Hamega, yaitu kapan. Akan tetapi kata ini hanya digunakan untuk menanyakan suatu waktu kejadian di masa yang akan datang. Artinya, menggunakan kata tanya ini kejadian masih belum terlaksana atau hanya sebagai rencana.

Contoh:
  • Hawa'ara ibörögö khömi sikolah? = Kapan kalian mulai masuk sekolah?
  • Hawa'ara nasa ubaloi? = Kapan lagi aku tunggu?
  • Hawa'ara zui talau manunö ba Li Niha? = Kapan lagi kita bernyanyi bersama dalam bahasa Nias?
  • Hawa'ara torahe ira zui? = Kapan lagi mereka datang?
  • Hawa'ara nasa? = Kapan lagi?

6. HANA

Hana (mengapa) merupakan kata tanya yang berfungsi untuk menanyakan alasan. Terkadang dapat percapakan informal, penutur bahasa Nias dengan dialek utara menggunakan kata "Hawa" sebagai pengganti "Hana". 

Kata Hawa merupakan kontraksi dari dua kata yaitu Hana dan Wa.


Contoh:
  • Hana tola simanö? = Mengapa bisa demikian? (formal)
  • Hawa tola simanö? = Mengapa bisa demikian? (informal)
  • Hana mörö'ö? = Mengapa kamu tidur? (formal)
  • Hawa mörö'ö? = Mengapa kamu tidur? (informal)
  • Hana wa mörö'ö? = Mengapa kamu tidur? (informal)

7. HEWISA


Hewisa
berarti bagaimana. Berfungsi untuk menanyakan (1) metode atau cara melaksanakan sesuatu, dan (2) keadaan atau kondisi/situasi. Dalam versi lama, Hewisa lebih cenderung diucapkan dengan "Hawöisa".

Contoh hewisa:
  • Hewisa duria? = Bagaimana kabar?
  • Hewisa duriamö? = Bagaimana kabarmu?
  • Hewisa wolohe da'a? = Bagaimana membawa ini?
  • Hewisa ia? = Bagaimana dengannya? / Bagaimana kabarnya?
  • Hewisa wolauda? = Bagaimana kita melakukannya?

Itulah beberapa kata tanya yang digunakan dalam bahasa Nias khususnya dialek utara. Sedangkan dalam dialek Selatan yang dituturkan di Telukdalam dan sekitarnya, termasuk di Pulau Batu berbeda.


8. HAUGA 

Hauga berarti berapa yang fungsinya adalah untuk menanyakan jumlah.


Contoh:
  • Hauga rozi? = Berapa batang?
  • Hauga mböli? = Berapa harganya?
  • Hauga ngaötö? = Berapa generasi?
 

Kata-Kata Tanya dalam Bahasa Nias Dialek Selatan:

  1. Haya (apa)
  2. Hanata (siapa)
  3. Haega (dimana/kemana)
  4. Haewe'ö (yang mana/ mana)
  5. Hamega (kapan)
  6. Hanoara (mengapa)
  7. Haegasiwaisa (bagaimana)
  8. Hadauga (berapa untuk orang.manusia)
  9. Hauga (berapa untuk suatu hal/benda/orang)

Penjelasa:

1. HAYA


Haya berfungsi untuk menanyakan sesuatu hal, benda/barang. Dalam dialek selatan, kata tersebut dapat digunakan untuk semua bentuk waktu. 
Contoh:
  • Haya jalua? = Apa yang terjadi?
  • Haya ni'ilau? = Apa yang kamu tahu?
  • Haya mbwuku ha'a ya? = Apa buku ini ya?
  • Haya khöu? = Ada apa denganmu?
  • Haya hö'ö? Apa itu?
  • Haya lahewe? = Ada apa emangnya?
  • Haya ha'a? = Apa ini?
  • Haya sibai ji tobai öröi ndre? = Apa hal yang tidak bisa kamu tinggalkan itu?

2. HANATA


Hanata berfungsi untuk menanyakan orang sebagai subjek atau objek dalam kalimat. Dalam dialek selatan, kata tersebut dapat digunakan untuk semua bentuk waktu.

Contoh:
  • Hanata jamahaö ya'ugö? = Siapa yang mengajarimu?
  • Hanata ndraugö? = Kamu siapa?
  • Hanata jorau ya'ia? = Siapa yang menangkapnya?
  • Hanata manö ira? = Siapa saja mereka?
  • Hanata ni'aluira ndre? = Siapa yang mereka cari itu?
  • Hanata janema ya'ugö? = Siapa yang menerimamu?
  • Hanata janumaö khöu? = Siapa yang menyuruhmu?
  • Hanata manö mi? = Siapa aja kalian?

Pengecualian:
Untuk menanyakan nama seseorang, biasanya penutur bahasa Nias dialek selatan menggunakan kalimat "Hanata döiu?" yang artinya adalah "Siapa namamu?". 

Mereka sangat jarang mengucapkan kalimat Haya döiu? untuk menanyakan nama seseorang.



3. HAEGA


Haega berfungsi untuk menanyakan tujuan atau arah/ tempat seseorang/ sesuatu. Dalam dialek selatan, kata tersebut dapat digunakan untuk semua bentuk waktu.

Contoh:
  • Haega gö möi? = Mau Kemana?
  • Haega so mi? = Dimana kalian?
  • Haega so ira? = Dimana mereka?
  • Haega so ndraugö? = Dimana kamu?
  • Haega sikola ndraugö? Dimana kamu bersekolah?

4. HAEWE'Ӧ


Haewe'ö berfungsi untuk menanyakan pilihan atau untuk menanyakan sesuatu yang belum ada. Dalam dialek selatan, kata tersebut dapat digunakan untuk semua bentuk waktu.

Contoh:
  • Haewe'ö ya'ö ba hö'ö? = Yang mana dia di situ?
  • Haewe'ö jomasi ndraugö? = Mana yang kamu suka? 

5. HAMEGA


Hamega berfungsi untuk menanyakan waktu suatu kejadian/peristiwa. Dalam dialek selatan, kata tersebut dapat digunakan untuk semua bentuk waktu.

Contoh:
  • Hamega da möi ba fasa? = Kapan kita ke pasar?
  • Hamega gi möi ba fasa? = Kapan kalian  ke pasar?
  • Hamega so mi? = Kapan kalian datang?

6. HANOARA


Hanoara berfungsi untuk menanyakan dalil atau alasan. Dalam dialek selatan, kata tersebut dapat digunakan untuk semua bentuk waktu.

Contoh:
  • Hanoara lahewe? = Mengapa emangnya?
  • Hanoara ya'oto? = Mengapa aku?
  • Hanoara va da mofanö sui? = Mengapa kita harus pergi lagi?


7. HAEGASIWAISA


Haegasiwaisa berfungsi untuk menanyakan cara atau keadaan/kondisi. Dalam dialek selatan, kata tersebut dapat digunakan untuk semua bentuk waktu.

Contoh:
  • Haegasiwaisa ndraugö, khi? = Bagaimana kabarmu, dek?
  • Haegasiwaisa vetvunu gowi ndra? = Bagaimana membakar ubi ini?
  • Haegasiwaisa vani'ilau? = Bagaimana menurutmu?
  • Haegasiwaisa vanura Li Niha? = Bagaimana menulis Bahasa Nias?

Pengecualian:
Apabila dalam kalimat pertanyaan mengandung unsur subjek, maka kata Haegasiwaisa berubah menjadi:
Haega + S + waisa/mbwaisa

A. Waktu lampau
  1. Haega + uwaisa 
  2. Haega + öwaisa
  3. Haega + iwaisa
  4. Haega + tawaisa
  5. Haega + mawaisa
  6. Haega + miwaisa
  7. Haega + lawaisa
Contoh:

Haega uwaisa vanura Li Niha ndre mema'e? = Bagaimana aku menulis Bahasa Nias itu tadi?

Haega öwaisa vanura Li Niha ndre mema'e? = Bagaimana kamu menulis Bahasa Nias itu tadi?

Haega iwaisa vanura Li Niha ndre mema'e? = Bagaimana dia menulis Bahasa Nias itu tadi?

Haega tawaisa vanura Li Niha ndre mema'e? = Bagaimana kita menulis Bahasa Nias itu tadi?

Haega mawaisa vanura Li Niha ndre mema'e? = Bagaimana kami menulis Bahasa Nias itu tadi?

Haega miwaisa vanura Li Niha ndre mema'e? = Bagaimana kalian menulis Bahasa Nias itu tadi?

Haega lawaisa vanura Li Niha ndre mema'e? = Bagaimana mereka menulis Bahasa Nias itu tadi?


B. Waktu yang akan datang
  1. Haega + gu + mbwaisa 
  2. Haega + gö + mbwaisa
  3. Haega + ya + mbwaisa
  4. Haega + da + mbwaisa
  5. Haega + ga + mbwaisa
  6. Haega + gi + mbwaisa
  7. Haega + ndra + mbwaisa
Contoh:
  1. Haega gu mbwaisa vanura Li Niha ndre dania? = Bagaimana aku menulis Bahasa Nias itu nanti?
  2. Haega  mbwaisa vanura Li Niha ndre dania? = Bagaimana kamu menulis Bahasa Nias itu nanti?
  3. Haega ya mbwaisa vanura Li Niha ndre dania? = Bagaimana dia menulis Bahasa Nias itu nanti?
  4. Haega da mbwaisa vanura Li Niha ndre dania? = Bagaimana kita menulis Bahasa Nias itu nanti?
  5. Haega ga mbwaisa vanura Li Niha ndre dania? = Bagaimana kami menulis Bahasa Nias itu nanti?
  6. Haega gi mbwaisa vanura Li Niha ndre dania? = Bagaimana kalian menulis Bahasa Nias itu nanti?
  7. Haega ndra mbwaisa vanura Li Niha ndre dania? = Bagaimana mereka menulis Bahasa Nias itu nanti?


8. HADAUGA


Hadauga berarti "berapa/berapa orang". Kata tanya ini biasanya hanya ditujukan untuk menanyakan jumlah orang.

Contoh: 
  • Hadauga ndraono sikola ndre? = Berapa siswa sekolah tersebut.
  • Haugami ndraono? = Berapa orang bersaudara kalian?

9. HAUGA

Hauga berarti berapa/ berapa banyak orang.

Contoh:
  • Hauga va'oya ji joloi? = Berapa banyak yang telah kabur?
  • Hauga galasi? = Berapa gelas.

10. HAI

Hai berarti "apakah" dalam dialek selatan. Kata "hai" tergolong kata partikel; kata yang baru memiliki makna ketika terdapat kata lain yang menyertainya.

Contoh:
  • Hai tola da mofanö luŵa? = Apakah kita boleh berangkat sekarang?
  • Hai andra ha'a nibasomö? = Apakah ini yang kamu baca?

Sekian.

Posting Komentar untuk "Kata Tanya Dalam Bahasa Nias"