Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Muslim Nias dan Kata-Kata Bijak Ramadhan Inspiratif Li Niha

 

Bulan Suci Ramadhan di Nias
Photo Credit: Resti Harefa

Muslim Nias

Sesuai dengan sejarah, agama islam di Pulau Nias berawal dari pernikahan Teuku Polem, seorang etnis Aceh, kepada seorang putri Nias yang bernama Böwö'ana'a Harefa. 

Böwö'ana'a Harefa adalah seorang anak perempuan dari Balugu Harimao.

Sejak masa itulah, orang Nias yang menganut ajaran Islam dinyatakan sebagai keluarga besar Ononiha yang dikukuhkan dalam Fondrakö; yang memiliki hak dan kewajiban yang setara dalam menjalankan kehidupan di Tanö Niha dengan menjunjung tinggi segala perbedaan demi memperkuat solidaritas bersama. 

Fondrakö adalah hukum adat Nias

Hingga sekarang ini, Muslim Nias dapat menjalankan ibadahnya sesuai dengan ajaran agamanya tanpa intervensi dari pihak manapun. Termasuk pembangunan tempat ibadah seperti Mesjid dan lainnya. 

Dengan ini, masyarakat Nias telah menunjukkan diri sebagai salah satu bagian dari bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi pluralisme. Terlebih dalam menunaikan ibadah puasa di bulan suci.

Mereka memiliki kebebasan tanpa ada batasan baik dari adat istiadat daerahnya maupun kelompok masyarakat non-muslim. Semuanya memahami bahwa Bulan Suci yang penuh berkah adalah penantian terindah sejumlah umat Islam di dunia yang wajib dihormati.

Secara linguistik, Bulan Suci tersebut dikenal dan populer dengan istilah Ramadhan atau Ramadan. Dikutip dari liputan6.com, istilah Ramadhan berasal dari bahasa Arab yaitu "Ramada" atau "Ar-ramad".

Tradisinya, Muslim Nias yang hendak menyambut Ramadhan selalu merasa bahagia dan tetap menjaga kebersihan hati, pikiran dan terlebih tingkah laku terhadap sesama. 

Tak jarang juga, ungkapan bijak inspiratif diucapkan kepada sesama umat sehingga jalinan kebersamaan dalam masyarakat semakin baik atau harmonis.  

Kata-Kata Bijak Ramadhan Inspiratif Li Niha 

Kata-kata bijak inspiratif yang diuraikan di halaman ini merupakan terjemahan ke dalam bahasa Nias (Li Niha). Penulisan kata-kata dimaksud tidak merujuk pada analisis kaidah keagamaan, namun pada kaidah kebahasaan yang memungkinkan dapat diucapkan dalam bahasa daerah Nias. 

Selain itu, penerjemahan ini murni dilakukan dengan itikad baik tanpa mengandung unsur kesenjangan sosial yang meliputi, namun tidak terbatas pada suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Nah, kepada anda yang ingin menyampaikan ucapan inspiratif, menarik dan mengesankan untuk menyambut bulan suci Ramadhan, berikut telah dirangkum kata-kata bijak Ramadhan inspiratif dari beberapa sumber:

1. Ya'ahowu wanema'ö ginötö wuasö. U'andrö wa'ebolo dödö ba wehede ma zui ba gamuata 

Ya'ahowu wanema'ö ginötö wuasö. U'andrö wa'ebolo dödö ba wehede ma zui ba gamuata artinya: Selamat menyambut bulan puasa. Mohon maaf atas lisan maupun perbuatan.

2. He na lö fakhamö farau tanga, na lö fakhamö falukha, ba na so wehede safökhö si toroi, ya edöna wa'ebolo dödö. Ya'ahowu mbaŵa Ramadhan si 1442 H.

artinya:

Andai jemari tak sempat berjabat, jika raga tak bisa bersua, bila ada kata membekas luka, semoga pintu maaf masih terbuka. Selamat Ramadhan 1442 H. -- (sumber: aceh.tribunnews.com)

3. Lö fa'ohahau dödö na lö fa'aohagölö, lö fa'aohagölö na lö fanaha tödö, lö fanaha tödö na lö fa'ebolo dödö. Marhaban ya Ramadan. Ya edöna wa'ebolo dödö ba noso ma ba mboto. Ya'ahowu ginötö wamalua fuasö  

artinya: 

Tiada kebahagiaan tanpa syukur, tiada rasa syukur tanpa sabar, tiada sabar tanpa maaf. Marhaban ya Ramadan. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat menunaikan ibadah puasa. -- (sumber: aceh.tribunnews.com)

4. Lö samösa zi tola mofanö gofu heza zawatönia na lö fangöna, ba lö göi sogaoni dome na lö fangöna ba wanema'ö ya'ia. No si faudu ira ba wanema'ö Ramadhan, Mbaŵa Wuasö, ero niha hasambalö mangöna

artinya: 

Tak seorangpun bisa pergi ke manapun yang ia mau tanpa persiapan, dan tak seorangpun yang mengundang tamu tanpa mempersiapkan diri untuk menyambutnya. Maka sama halnya dalam menyambut Ramadhan, bulan puasa, seseorang harus mempersiapkan diri. -- (sumber: mutiaraislam.net)

5. Lakhömi Ramadhan tebokai khöda fefu, ba wangandrö, wangalulu, wanimbagö fökhö, he ba  wonönöi zo'amböta wa'auri si otarai khö-Nia ma zui ba wangandrö howuhowu ma turuwa ba niha fefu ni'omasi'öda

Artinya:

Rahmat bulan Ramadhan terbuka untuk kita semua, untuk meminta, bersimpuh, memohon kesehatan dan kesejahteraan dari-Nya dan juga memohon rahmat dan petunjuk bagi semua orang yang kita sayangi. -- (sumber: mutiaraislam.net)


Demikianlah artikel tentang Muslim Nias dan Kata-kata bijak Ramadhan inspiratif Li Niha. Semoga bermanfaat dan selamat menunaikan ibadah puasa.

Post a Comment for "Muslim Nias dan Kata-Kata Bijak Ramadhan Inspiratif Li Niha"