Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kalimat Pasif dalam Bahasa Nias Gunungsitoli



Kalimat Pasif adalah kalimat yang subjeknya (pokok pembicaraan) dikenai suatu perbuatan atau perlakuan.  Dalam bahasa Indonesia, kalimat pasif dicirikan dengan penggunaan awalan di- atau ter-pada kata kerjanya, sedangkan kalimat pasif dalam bahasa Inggris juga memiliki ciri khas tersendiri yaitu di mana setiap kata kerjanya selalu berbentuk past participle yang di dahului oleh to be dan biasanya menggunakan kata "by" untuk menjelaskan pelaku kegiatan terhadap pokok pembicaraan dalam kalimatnya. 

Sedangkan dalam Bahasa Nias dialek utara, kalimat-kalimat pasif ditandai dengan:
  1. Penggunaan klitik "ni-" pada kata kerja
  2. Penggunaan subjek atau pronomina U-, I-, Ö-, Ta-, Ma-, Mi-, La-.
  3. Penggunaan awalan "te-" pada kata kerja
  4. Penggunaan awalan "mu-" pada kata kerja

Kalimat Pasif dengan Awalan Ni-

"Ni-" berarti "yang di-" atau "di-" yang dilekatkan pada verba li niha.

Untuk lebih jelasnya, lihat contoh di bawah ini dengan muatan pasif yang akan penulis terapkan pada semua bentukan subjek/objek dalam bahasa Nias:

1. Untuk pelaku orang pertama tunggal (saya)
Pasif: Ga Andi nitologu ( Andi yang dibantu olehku)


2. Untuk pelaku orang kedua tunggal (kamu/ Anda/ -mu)
Pasif: Ga Andi nitolomö (Andi yang dibantu olehmu)


3. Untuk pelaku orang ketiga tunggal (dia/-nya)
Pasif:: Ga Andi nitolonia  (Andi yang dibantu olehnya)


4. Untuk orang pertama jamak (kami/ kita)
Pasif: Ga Andi nitoloda (Andi yang dibantu oleh kita)


5. Untuk orang kedua jamak (kalian)
Pasif: Ga Andi nitolomi (Andi yang dibantu oleh kalian)


6. Untuk orang ketiga jamak (mereka)
Pasif: Ya'o nitolora (Saya yang dibantu oleh mereka)


Kata ganti orang sebagai pelaksana tindakan terhadap pokok pembicaraan dalam kalimat, maka yang digunakan adalah:
-gu (saya)
-mö (kamu)
-nia (dia)
-mi (kalian)
-ma (kami)
-da (kita)
-ra (mereka).


Kata ganti orang sebagai pokok pembicaraan: Ya'o/ ya'odo, ya'ugö, ya'ami, ya'ira, ya'ita, ya'aga, ya'ia.
Rumusan pola kalimat pasifnya:

[+] Pokok pembicaraan + ni- (kata kerja transitif) + pt *(-gu/ -mö/-nia/ -mi/ -ma/ -da/ -ra) + keterangan
[-] Tenga + Pokok pembicaraan + ni- (kata kerja transitif) + pt *(-gu/ -mö/-nia/ -mi/ -ma/ -da/ -ra) + keterangan
[+?] Hadia + Pokok pembicaraan + ni- (kata kerja transitif) + pt * (-gu/ -mö/-nia/ -mi/ -ma/ -da/ -ra) + keterangan?
[- ?] Hadia tenga+ Pokok pembicaraan + ni- (kata kerja transitif) + pt *(-gu/ -mö/-nia/ -mi/ -ma/ -da/ -ra) + keterangan ?


Keterangan: pt = Pelaksana tindakan; * Pelaksana tindakan menggunakan kata ganti orang.

Sesuai dengan apa yang telah penulis jelaskan sebelumnya bahwa ciri khas pembentukan kalimat pasif dalam Li Niha dicirikan dengan peletakan pokok pembicaraan yang dikenai tindakan berada di awal kalimat.


Dalam kasus ini, penulis memberikan terjemahan untuk Ni- tersebut sebagai "di-/ yang di-" supaya pembaca mudah mengingat arti kata dan penggunaannya dalam kalimat bahasa Nias dialek Gunungsitoli.

Kalimat Pasif dengan Awalan Te-

Contoh: 
  1. Buku da'a no teboka = Buku ini telah terbuka,
  2. Omo da'a no te'famawa= Rumah ini telah terjual.

Kalimat Pasif dengan Awalan Mu-

Pada dasarnya, kata kerja yang dapat diimbuhkan dengan prefiks "Mu-" tidak akam mengalami perubahan bentuk dasar.

Contoh:
  1. Lö mu'agu = Belum kumakan,
  2. Lö mu'ania = Belum dia makan,
  3. Lö mu'ara = Belum mereka makan,
  4. Lö mu'a ma = Belum kami makan,
  5. Lö mu'amö = Belum kamu makan.

Sekian dan terima kasih atas kunjungannya.

Post a Comment for "Kalimat Pasif dalam Bahasa Nias Gunungsitoli"